Minggu, 24 Januari 2016

MAKLUMAT PENARIKAN BUKU MODUL "ANAK ISLAM SUKA MEMBACA" (AISM)

Bismillah
Alhamdulillah, wash shalatu was salamu 'ala Rasulillah,  wa 'ala aalihi wa shahbihi wa man walaahu,  Amma ba'd :

🔎 MENGINGAT :

1⃣ Surat Waliyul Amr yang terwakili oleh  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen PAUD, dalam surat nomor 109/C.C2/DU/2016, tanggal 21 Januari 2016 tentang "Pelarangan Bahan Ajar PAUD Mengandung Unsur Kekerasan", yang tegas melarang Buku AISM secara langsung.

2⃣ Pernyataan Mendikbud  pada Kamis,  21/1/2016 :
"Yang akan kami lakukan adalah melakukan pelarangan dan hari ini akan keluar kita akan mencari dasar-dasarnya dan jika memang terbukti kita akan larang,"

3⃣ Ramainya pemberitaan di  media massa tentang Buku AISM,  yang dengan itu mereka terus menyudutkan Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

4⃣ Adanya beberapa kesalahan yang harus diperbaiki dalam buku AISM selain yang terkait dengan radikalisme. Hal ini telah disampaikan oleh asatidzah kepada al-Ustadz Ayip Syafrudin secara langsung,  dalam kesempatan Pertemuan Dewan Redaksi Majalah Asy-Syari'ah, tanggal 27 - 29 Muharram 1437 H /10 - 12 November 2015 M di Temanggung Jawa Tengah.

5⃣ Demi menghindarkan kemungkinan fitnah yang akan dimunculkan oleh hizbiyyin untuk memperkeruh permasalahan akibat terus beredarnya buku AISM di tengah-tengah Salafiyyin.

6⃣ Semakin banyaknya pertanyaan Salafiyyin dari berbagai daerah terkait permasalahan di atas,  yang sangat membutuhkan jawaban dan bimbingan asatidzah.

Maka Asatidzah termaktub

🔏 MEMUTUSKAN :

🔺 1. Menghimbau dengan sangat kepada seluruh Salafiyyin yang masih memakai modul AISM,  baik dalam kurikulum ma'had atau pun pengajaran di rumah,  untuk segera menghentikan penggunaan modul tersebut. Sebagai bentuk sikap mendegar dan taat kepada Waliyyul Amr, yang Allah dan Rasul-Nya telah wajibkan atas kita.

🔺 2. Terkait dengan itu hendaknya masing-masing ma'had untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dan bijak dalam melakukan perubahan kurikulum.
Untuk itu hendaknya dilakukan musyawarah antar pengurus, dan atau berkonsultasi dengan asatidzah.

🔺 3. Jika dipandang perlu insya Allah asatidzah akan menjelaskan bentuk-bentuk kekurangan atau kesalahan pada buku AISM dan buku "Panduan Kurikulum untuk Taman Kanak-Kanak Islam" (Penuntun Orang Tua dan Guru Muslim). Sebagai bentuk Amar Ma'ruf Nahi Munkar dan "at-Tawaashi bil Haq wa at-Tawaashi bil Shabr" antar Salafiyyin. Selama ini kesalahan-kesalahan tersebut belum terpantau oleh asatidzah.

🔺 4. Surat asatidzah ini sama sekali tidak dimaksudkan sebagai tahdzir terhadap Ust. Ayip Syafrudin dan isterinya. Beliau adalah salah seorang ustadz Salafy yang telah banyak berperan dalam Dakwah Salafiyyah. Semoga Allah menjaga beliau dan seluruh Salafiyyin dari berbagai makar musuh-musuh dakwah.

📒 Demikian surat ini dibuat untuk dijadikan acuan bagi salafiyyin dalam menyikapi fenomena terakhir ini.

🔹 Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menjaga kita di atas jalan yang lurus dan melindungi kita dari berbagai kemungkaran.

📅 Ahad, 14 Rabi'uts Tsani 1437 H - 24 Januari 2016 M

~~~~~~~~~~~

📝 Tertanda Asatidzah
1. Muhammad as-Sewed
2. Usamah Mahri
3. Qomar Su'aidi
4. Luqman Ba'abduh
5. Ruwaifi'
6. Abdush Shamad
7. Abdul Haq
8. Muhammad Ihsan
9. Abu Hamzah Yusuf
10. Abdurrahman Mubarak
11. 'Askary
12. Muhammad Sarbini
13. Muslim
14. Muhammad Afifuddin

---------------------
dipublikasikan melalui :

Majmu'ah Manhajul Anbiya
Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
⚠️ Perhatian : Sempat beredar Maklumat Penarikan Modul AISM dengan tanggal Sabtu,  13 Rabi'uts Tsani 1437 H - 23 Januari 2016 M, dengan 13 nama asatidzah.

Namun itu sudah kami revisi,  YANG BENAR hari AHAD,  14 Rabi'uts Tsani 1437 H - 24 Januari 2016 M, dengan 14 nama asatidzah

MOHON UNTUK DIPERHATIKAN

•••••••••••••••••••••••
Majmu'ah Manhajul Anbiya
Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

0 komentar:

Posting Komentar