VISI DAN MISI  Membimbing umat dengan tauhid di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman para sahabat Rasulullah.  Memberikan pencerahan kepada umat dengan menyampaikan kebenaran argumentasi.  Memberikan solusi problematika umat dengan bimbingan ulama Rabbani.

Radio Salafy Indonesia

Latar Belakang

LATAR BELAKANG

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

l. Serulah manusia kepadajalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik dan
   debatlah mereka dengan cara yang baik (QS. An-Nahl : 125).
2. Kalian (umat Islam) adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.
    (Karena kalian) menyuruh (berbuat) yang baik dan mencegah dari yang mungkar (QS.
    Ali Imran : 11

Rasulullah   bersabda (yang artinya):

1. Senantiasa ada sekelompok dari umatku yang menampakkan, menjunjung tinggi
 kebenaran. Tidak membahayakan bagi mereka orang-orang yang menyelisihi dan
menghinakan mereka sampai datang keputusan Allah dalam keadaan mereka tetap
kokoh seperti itu (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Sungguh (seandainya) Allah memberikan hidayah pada seseorang melalui engkau
(maka itu) lebih baik daripada unta merah (yang sangat mahal harganya) (HR.
Bukhari dan Muslim).

Bertolak dari upaya pengaplikasian ayat-ayat A1-Qur’an dan bimbingan Rasulullah dalam hadits-haditsnya yang mulia, bahwasanya adalah merupakan suatu kemestian dan keniscayaan adanya suatu kelompok masyarakat yang senantiasa selalu berupaya untuk menyerukan kebaikan dengan tuj uan perbaikan umat, menampakkan kebenaran dan keadilan,membimbing umat kepada jalan yang lurus yang telah diajarkan agamanya, memperbaiki aqidah dan moralitas bangsa, memperingatkan dari seruan-seruan kejahatan dan kejelekan dan menawarkan solusi dari problematika umat. Adalah salah satunya kami memilih mengupayakan semua itu melalui siaran radio FM, dengan pertimbangan merupakan salah satu sarana yang murah dan hampir-hampir mayoritas masyarakat memilikinya serta memungkinkan menjangkau seluruh lapisan masyarakat baik di kota ataupun di desa yang masih dalam range coverage area pancaran signal FM.

Tujuan ini menjadi sangat penting dan upaya itu begitu mendesak ketika melihat
problematika umat yang demikian kompleks dan kronis serta membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat sasaran. Adalah orang-orang yang jujur, berpikir logis, cerdas, dan terbimbing dengan cahaya hidayah-Nya dari kalangan para ulama Rabbani umat ini mampu memahami, menganalisa yang akhimya menyimpulkan bahwa segala problematika yang dihadapi umat ini berupa dekadensi moral, tidak memiliki arah tujuan dan pedoman hidup yang jelas, krisis kepercayaan, ketidakmampuan menghadapi ujian atau musibah yang berujung pada keputusasaan, ketidakmampuan memilah antara kebenaran dan kejelakan yang berakibat keraguan dalam menentukan pilihan, ketidakberdayaan memegang dan menyuarakan prinsip-prinsip kebenaran dan problem lainnya- semuanya bermuara pada ketidaktahuan bahkan  kebodohan mayoritas
umat ini terhadap kemuliaan dan kesempurnaan ajaran agamanya yang mencakup seluruh
sendi peradaban dan kehidupannya baik di dunia terlebih lagi di akhirat dan hal  ini
merupakan kepastian, tidak bisa dipungkiri dari segala seginya. Walhamdulillah.

Hal ini juga dilatarbelakangi belum adanya radio FM yang memfokuskan diri murni sebagai radio dakwah. Ini penting, sebab umat butuh keberadaan radio dakwah yang benar-benar hanya menyuarakan dan membimbing kepada hakekat kebenaran tanpa
mencampuradukkannya dengan tendensi atau kepentingan lain sehingga nasehat, pencerahan,tashfiyyah (pemurnian) dan tarbiyyah (pembelajaran) itu tidak menjadi bias bagi umat. Sudahseharusnya umat diseru, diajak dan diarahkan kepada kebenaran yang hakiki dan terangbenderang tanpa membuat kamuflase atau keremangan dalam pengemasan. Kebenaran itu lebih layak untuk dijunjung tinggi walau begitu berat dan pahit untuk disampaikan. Ibarat obat, walaupun pahit seharusnya temp kita telan karena berharap kesembuhan dan terhindar dari penyakit yang lebih mematikan.


Maka merupakan keharusan semua pihak untuk saling ta'awun (tolong-menolong) dalam mewujudkan cita-cita mulia tersebut, dengan mengerahkan semua kemampuan yang dimilikinya dan memberikan segala kemudahan, fasilitas dan sarana yang Allah amanahkan padanya di jalan-Nya serta tidak mengkotorinya dengan berbagai tendensi pribadi demi keuntungan duniawi sehingga semuanya murni dalam rangka ibadah dan meninggikan kalimat-Nya serta mendapatkan keuntungan berupa kenikmatan Surga di sisi-Nya dan tambahannya berupa melihat wajah-Nya Yang Maha mulia, Jalla wa ‘Ala. Amin.

Komentar

Peta